Tampilkan postingan dengan label solar industri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label solar industri. Tampilkan semua postingan

Penangkapan BBM Ilegal Terbesar 2012

Selasa, 06 November 2012

solar industri ilegal
Kompas menerbitakan artikel  mengenai solar industri ilegal pada tanggal 2 november 2012 via online. Artikel ini memberitajan bahwa Kodim 1412 Haluoelo, Kolaka berhasil meringkus 4 mobil jasa angkut BBM ilegar. Penangkapan ini terjadi di kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Dari hasil penyelindikan, 4 mobil pengangkut tersebut berasal dari sebuh perusahaan penyedia jasa angkut yang bernama PT Daeng Prasetya Perkasa. Ketika dimintai keterangan, pemilik jasa angkutan ini tidak bisa menjelaskan kenapa dan dari mana asal solar tersebut. Para supir truk pun tidak bisa memberikan surat resmi angkuta yang dikeluarkan oleh depot pertamina serta faktur permintaan solar industri.

Komandan dari Kodim 1412 Haluoleo Kolaka menegaskan bahwa BBm ilegar emang direncanakan untuk dikirim kebeberapa persuhaan pertambahangan nikel. Banyak perusahaan nikel emang enggan menggunakan BBM tanpa bersubsidi jadinya mereka memesan BBM illegal karena lebih murah.

Dari penyelidikan yang terus dilakukan, mereka menemukan bahwa  BBM ilegal ini didapatkan dengan cara mengantri di sebuah SPBU agar tidak dicurigai kemudian BBM itu tersebut  dikumpulkan agar bisa dijual kembali. 

Ide SPBU Keliling Terealisasi

Rabu, 18 Juli 2012

Pernah dengar perpustakaan keliling? Perpustakaan keliling merupakan perpusatakaan mobil yang berkeliling untuk meminjamkan buku bacaan. Dengan mengambil ide perpustakaan keliling, pertamina sebagai minyak dan solar industri sekaligus distributor meluncurkan SPBU keliling sejak kamis kemarin (12 Juli 2012).

SPBU keliling ini hanya menjual bahan bakar tanpa subsidi sehingga target penjualannya adalah kawasan industri. Peluncuran ini sebagai tindakan lanjut dari pertamina dalam menghadapi regulasi baru yang akan mulai dilaksanakan pada tanggal 1 September 2012. Regulasi baru ini melarang industri menggunakan BBM bersubsidi untuk kendaraan operasional mereka.

Regulasi baru ini tentu menuai banyak protes soalnya banyak pelaku bisnis yang memelukan solar industri di Batam yang menggunakan BBM bersubsidi. Alasan yang paling banyak digunakan adalah lokasi SPBU yang menjual BBM nonsubsidi jauh dari tempat mereka sehingga mereka membeli BBM bersubsidi. Untuk menghadapi masalah inilah, Pertamina akhirnya memutuskan mengeluarkan SPBU keliling.

Perbedaan SPBU biasa dan Keliling
  • SPBU keliling hanya menargetkan pengunaan solar industri sedangkan SPBU biasa tidak menargetkan siapa-siapa.
  • SPBU keliling hanya menjual BBM nonsubsidi sedangkan SPBU biasa menjual BBM bersubsidi dan nonsubsidi. Oleh karena SPBU keliling hanya menjual BBM nonsubsidi, jadinya harga yang diberikan adalah harga eceran BBM nonsubsidi.
  • SPBU keliling menggunakan mobil tangki sehingga pelanggan yang akan disamperin sedangkan SPBU biasa tidak bisa bergerak sehingga pelanggannya harus menyamperinnya.

Semoga info solar industri ini membantu. –hm-
 

Artikel Informasi Baru Copyright © 2011-2012 | Powered by Blogger