Pentingnya Berat Badan Bayi

Rabu, 17 Juni 2015
Tugas seorang ibu tentunya tidak selesai ketika bayi sudah lahir. Masih banyak yang harus dilakukan ibu selama sang buah hati tumbuh dan berkembang. Salah satu hal yang dapat menjadi sumber kebingungan dan kekhawatiran ibu-ibu yang baru melahirkan adalah berat badan bayi saat dan setelah dilahirkan, karena berat badan adalah salah satu barometer kesehatan dan tumbuh kembang seorang bayi.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika memperhatikan berat badan anak. Beberapa hari setelah kelahiran, berat badan bayi akan turun sekitar 5 hingga 10% dari berat badan saat lahir. Ini terjadi karena anak kehilangan cairan saat dilahirkan, dan pada awalnya asupan ASI kurang maksimal. Tetapi, ibu tidak perlu panik atau khawatir, karena biasanya dua minggu setelah melahirkan bayi akan makin bisa memproses ASI dan berat badannya akan naik.

Selama pertumbuhannya tentu bayi akan bertambah berat dan besar. Setiap minggunya, berat badan bayi biasanya naik 170-220 gram dan per bulannya 450-900 per bulan. Perubahan berat badan bayi yang normal setelah kelahiran dapat dirangkum menjadi:
berat badan bayi
  • Usia beberapa hari, berat badan turun 5-1% dan akan naik kembali setelah dua atau tiga minggu.
  • Pada usia 4-6 bulan, berat badan akan meningkat hingga dua kali berat badan saat lahir dan menjadi tiga kalinya menjelang usia satu tahun.
  • Sejalan dengan peningkatan berat badan, panjang bayi juga akan bertambah 1.5 kali panjangnya saat lahir dan lingkar kepalanya bertambah 7.6 cm ketika ia sudah mencapai usia 12 bulan.
Ada kalanya juga pertumbuhan bayi tidak berjalan seperti sebagaimana harusnya. Hal-hal berikut perlu diwaspadai:
  • Berat badan bayi pada usia 10 hari terus turun dan tidak naik hingga anak sudah berusia 3 minggu.
  • Rata-rata kenaikan berat badan bayi di bawah 100 gram per minggu selama 3 bulan pertama.
  • Berat badan bayi berada di bawah garis terendah grafik pertumbuhan standar WHO.
Ketika hal-hal ini terjadi, bayi mungkin mengalami gangguan pertumbuhan dan harus dibawa ke dokter untuk dikonsultasikan. Untuk bayi yang lebih sehat, memperhatikan perkembangan berat badan bayi sangatlah penting agar pertumbuhan dan perkembangan bayi dapat tetap lancar hingga besar nanti.

DEPAPEPE: Bermusik Secara Akustik

Gitar sudah menjadi alat musik yang populer di tengah masyarakat. Pengoperasiannya yang mudah dan keindahan melodi yang dihasilkan menjadi alasan mengapa banyak orang lebih memilih gitar ketika memainkan alat musik. Gitar sendiri merupakan alat musik yang dimainkan dengan cara dipetik dan terdiri dari beberapa senar yang berbeda nadanya. Gitar terdiri dari beberapa jenis, namun yang paling populer di tengah masyarakat adalah gitar akustik dan gitar elektrik.

Depapepe
Di tengah maraknya kebangkitan musik di dunia dan persaingan yang semakin ketat, ada satu grup musik yang melesat ke permukaan karena keunikannya. Namanya Depapepe, grup musik asal Jepang yang terkenal karena instrumen musik akustiknya yang dapat menyentuh hati. Karir bermusik mereka dimulai pada tahun 2002 dan terus menanjak hingga sekarang. Beberapa album mereka sudah dirilis ke pasaran dan mendulang kesuksesan. Di bawah naungan Sony Music, Depapepe terus mengembangkan sayap mereka di dunia musik. Tidak hanya itu, musik mereka juga dijadikan soundtrack untuk anime Jepang, loh!

Depapepe digawangi oleh dua musisi asal Kobe yang bernama Takuya Miura dan Yoshinari Tokuoka. Miura lahir tanggal 5 April 1983 dan Tokuoka tanggal 15 Juli 1977. Meskipun banyak fans yang menyangka mereka berdua memiliki hubungan saudara, Miura dan Tokuoka adalah teman masa kecil yang tumbuh dan besar bersama. Kecintaan mereka pada musik melahirkan instrumen-instrumen melodis yang dihasilkan dari gitar akustik. Musik ciptaan mereka berhasil meledak di pasaran dan akhirnya mengharumkan nama Depapepe.

Kabarnya, sebelum nama mereka terkenal seperti sekarang, Miura dan Tokuoka sudah sering memainkan musik mereka di hadapan umum. Mereka akan bermusik di pinggir jalan, di dekat stasiun, dan di tengah keramaian. Ajaibnya, mereka selalu berhasil menyihir pejalan kaki yang lewat hanya dengan dua gitar akustik yang mereka gunakan. Kepiawaian Miura dan Tokuoka dalam menciptakan dan menggubah melodi sungguh mengagumkan. Maka tidak heran jika seluruh instrumen ciptaan mereka selalu sarat emosi dan terasa sangat personal. (TR)

Menghitung Usia Kehamilan Bunda

Kamis, 11 Juni 2015
Mengetahui usia kehamilan adalah hal yang penting. Dengan mengetahui usia kehamilan, bunda bisa mengetahui perkembangan organ janin dan kebutuhan apa saja yang diperlukan oleh janin sesuai dengan perkembangan di dalam perut bunda. Bagi para bunda yang ingin tahu usia kehamilan namun tidak tahu caranya, jangan khawatir karena sekarang ada cara mudah menghitung usia kehamilan

Berikut ini cara-cara menghitung usia kehamilan

Perhitungan Usia Kehamilan dengan Jasa Ahli

Cara pertama merupakan cara paling mudah namun bunda perlu mengeluarkan uang. Cara apakah itu? Konsultasi langsung dengan dokter kandungan. Cara ini memang paling aman walaupun membutuhkan uang. Pada umumnya dokter kandungan akan melakukan usg untuk mendapatkan hasil pasti. Dengan menggunakan usg, bunda juga bisa melihat bentuk dan perkembangan janin.


Perhitungan Usia Kehamilan dengan Kalender

Cara kedua menggunakan perhitungan kalender. Cara ini merupakan cara paling mudah dan dapat dipraktetkan oleh bunda. Namun ada syaratnya, yaitu bunda perlu tahu patokan untuk memulai perhitungan. 

Belum Meminta Pendapat Ahli

usia kehamilan
Jika bunda belum meminta pendapat dari ahli, berarti bunda tidak ada potakan untuk melakukan perhitungan. Namun tidak perlu khawatir karena bunda bisa menggunakan HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir). Cara ini berlaku jika bunda memiliki siklus haid yang teratur, yaitu 28 hari atau 30 hari. Berikut rumus Naegele yang bisa digunakan:

  • Tanggal pertama dari haid terakhir + 7 = tanggal perkiraan lahir
  • Bulan pertama dari haid terakhir – 3 = bulan perkiraan lahir
  • Tahun pertama dari haid terakhir + 1 = tahun perkiraan lahir

Contoh: Tanggal pertama dari haid terakhir adalah 17 Agustus 2015, jika diaplikasikan rumus Naegele jadi
17 + 7 = 24

8 – 3 = 5

2015 + 1 = 2016

Jadi hari perkiraan lahir buah hati bunda adalah 24 Mei 2016. Jadi bulan pertama kehamilan jatuh pada tanggal 24 September2015. Jika saat ini adalah tanggal 30 Oktober 2015 maka bunda sudah mengandung 2 bulan lewat 6 hari.

Setelah Meminta Pendapat Ahli

Dokter akan memberikan tanggal perkiraan lahir dan hasil usg, dari sana ibu bisa menghitungnya. Contoh : dokter kandungan memperkirakan tanggal lahir buah hati adalah 17 Juni 2016. Maka setiap tanggal 17 pada bulan sebelumnya dianggap sebagai pertambahan umur janin. Jika hari ini adalah tanggal 18 November 2015, maka usia kandungan bunda adalah 2 bulan lewat 1 hari.

Semoga cara menghitung usia kehamilan ini membantu bunda.

Pentingnya Asuransi Jiwa

Rabu, 03 Juni 2015
Kehidupan kadang tidak dapat diprediksi dan pada sewaktu-waktu kita dapat saja kehilangan orang yang kita sayangi dalam sekejap mata. Ketika itu terjadi, bukan hanya masalah emosional yang akan kita alami, tetapi juga masalah finansial jika yang wafat adalah salah satu tulang punggung keluarga. Kenyataan pahitnya adalah, jika ini terjadi maka sumber dana keluarga akan hilang dan biaya untuk kelangsungan hidup mereka yang ditinggalkan mungkin tidak akan terbayar. Oleh karena itu, asuransi jiwa sangat penting untuk semua orang.

asuransi jiwa
Bukan hanya untuk kematian, asuransi jiwa juga mencakup apabila sang tertanggung mengalami kecelakaan yang mengakibatkan cacat atau menderita penyakit yang terminal atau kritis dan membutuhkan perawatan yang pastinya tidak murah (dengan menggunakan rider asuransi penyakit kritis). Dengan asuransi jiwa, keluarga akan dapat membiayai perawatan yang mungkin dapat menyelamatkan hidup sang tertanggung untuk bisa menghabiskan waktunya bersama keluarga, tanpa khawatir harus menanggung biaya perawatan yang pada zaman ini semakin tinggi sendirian.

Selain itu, asuransi jiwa juga tidak hanya berguna pada saat susah saja. Setiap tahun, pemegang asuransi juga berhak mendapatkan sejumlah uang kembali dari asuransi yang sudah dimiliki. Bukan hanya itu, beban mental dari kekhawatiran akan benar-benar kehilangan dukungan finansial ketika seorang tulang punggung keluarga wafat juga akan berkurang setelah mengetahui bahwa setidaknya akan ada uang dari asuransi yang cukup untuk membiayai hidup mereka selama beberapa waktu sementara mereka mencari sumber penghasilan yang baru. 

Kepada anggota keluarga yang sudah berusia di atas 50, juga dapat mendaftarkan dirinya untuk asuransi sebagai tabungan masa depan untuk memastikan bahwa ketika mereka sudah tiada, anak cucu mereka dapat tetap menjaga kualitas hidup mereka seperti sekarang. Selain itu, penyedia asuransi seperti AIA Group juga dapat menyediakan program perencanaan keuangan untuk masa depan, antara lain untuk biaya pendidikan anak atau untuk investasi demi masa depan. 

Salah satu kunci kebahagiaan adalah masa depan finansial yang terjamin, tanpa harus mengkhawatirkan mengenai biaya pendidikan atau apa yang harus dilakukan ketika ada anggota keluarga yang wafat. Dengan adanya asuransi jiwa, keluarga dapat menjalani hidup tanpa harus khawatir jika hal-hal tersebut terjadi dan mereka dapat menikmati hidup dengan penuh rasa tenang.

Duh, Jumlah Penonton Film Indonesia Menurun Sejak 2010!

Kamis, 28 Mei 2015
Tahun 2008-2010 dianggap sebagai tahun kebangkitan bagi industri perfilman Indonesia. Bagaimana tidak, pada tahun 2008 muncul film-film berkualitas asli karya anak negeri sendiri seperti film Ayat-ayat Cinta dan Laskar Pelangi yang berhasil mengajak sebanyak 30 juta rakyat Indonesia untuk menonton di bioskop. Kedua film tersebut bahkan menjadi film lokal yang paling banyak ditonton yakni mencapai 4 juta penonton. Sayangnya, animo masyarakat terhadap film lokal nampaknya kini justru semakin menurun. Hal ini terlihat dari jumlah penonton film Indonesia yang semakin berkurang sejak tahun 2010.

penonton film
Berdasarkan data dari Gabungan Perusahaan Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI), pada tahun 2010 jumlah penonton film nasional tercatat sebanyak 16,8 juta orang, jumlah ini berkurang menjadi sebesar 16,2 juta pada tahun 2011, dan terus berkurang pada tahun 2012 hingga 2013 yang masing-masing mencatat sebanyak 15,7 juta dan 15 juta orang. Peningkatkan jumlah penonton sedikit terjadi pada tahun 2014 yang mencapai angka 15,2 juta orang atau naik sebanyak 200 ribu penonton. Meski begitu, jumlah ini tentunya masih kalah jauh dibandingkan dengan jumlah penonton di tahun 2008 lalu.

Penurunan jumlah penonton film lokal tentunya membuat resah para pekerja film, termasuk pengusaha bioskop. Beragam cara pun diusahakan untuk bisa meningkatkan jumlah penonton, salah satunya adalah dengan rencana penurunan harga tiket untuk film nasional di seluruh Indonesia. Badan Perfilman Indonesia (BPI) berharap harga tiket film nasional yang murah ini bisa lebih menarik minat masyarakat, terutama yang berada di daerah, untuk menonton film lokal dibandingkan dengan film dari luar. 

Rencana pemotongan harga tiket film lokal ini memang belum terlalu dirinci, namun strategi ini dianggap akan lebih berhasil ketimbang dengan membatasi masuknya film dari luar negeri. Pembatasan masuknya film luar diyakini justru akan dapat semakin meningkatkan bisnis pembajakan film di Indonesia. Selain pemotongan harga tiket film lokal. Ketua BPI, Kemala Atmodjo, berpendapat untuk memangkas produksi film-film bermutu buruk atau berkulaitas rendah yang banyak tayang di Indonesia. Film-fim tersebut diduga sebagai salah satu faktor yang membuat minat masyarakat untuk menonton film lokal menjadi berkurang. Meski begitu, rencana ini memang masih hanya sebatas wacana saja.

Semoga saja, semua rencana tersebut benar-benar bisa membantu meningkatkan jumlah penonton film Indonesia. (raw)
 

Artikel Informasi Baru Copyright © 2011-2012 | Powered by Blogger