Tampilkan postingan dengan label artikel olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel olahraga. Tampilkan semua postingan

Perbedaan Rumput Futsal dengan Rumput Sintetis Taman

Kamis, 02 Februari 2017
Banyak orang yang hanya tahu, bahwa rumput sintetis adalah rumput buatan yang digunakan sebagai pengganti rumput asli, dan umum digunakan di lapangan futsal. Tidak salah memang, sebab rumput ini memang paling umum ditemukan di lapangan tersebut. Namun, seiring dengan perkembangan teknologi, banyak masyarakat yang mulai mengembangkan fungsi rumput ini untuk keperluan pribadi, misalnya saja untuk pengganti rumput asli di taman rumahnya.
rumput sintetis

Ketika rumput sintetis dialih fungsikan untuk taman, masih banyak yang mengira bahwa jenis yang digunakan sama dengan rumput pada lapangan futsal, ataupun rumput untuk keperluan lainnya. Sehingga, mereka cenderung mencari secara asal yang penting harganya murah dan terlihat bagus. Padahal, sebenarnya rumput sintetis ini memiliki beberapa jenis sesuai fungsinya loh. Berikut ini penjelasannya:

Lapangan futsal

Rumput sintetis yang digunakan untuk lapangan futsal, cenderung memiliki tekstur yang kasar dan tidak mudah rusak. Bahkan, tidak jarang seseorang akan mengalami luka gores yang cukup serius ketika terjatuh di atasnya. Hal ini disebabkan karena yang lebih diperhatikan dalam pembuatan rumput untuk keperluan ini adalah faktor kekuatan.
Rumput harus cukup kuat karena banyak orang yang akan secara aktif berlari di atasnya. Terlebih lagi, terkadang mereka akan berlari dengan kecepatan tinggi, berhenti tiba-tiba, dan menendang. Jika kualitas rumpur tidak cukup kuat, maka dijamin dalam waktu singkat rumput akan terkikis dan akan mudah rusak. Selain itu, untuk rumput ini juga tidak bisa dipasang secara sembarangan. Pemasangan harus benar-benar rapi, kuat dan rata. Hal ini penting, sebab berkaitan dengan keamanan pemain saat berlari di atasnya.

Taman

Untuk rumput sintetis ini, justru memiliki sifat yang berlawanan dengan rumput untuk lapangan futsal. Biasanya rumput untuk taman akan memiliki tekstur yang halus dan lembut, meskipun mungkin tidak sehalus rumput asli. Ukuran rumputnya juga beragam, sesuai dengan desain taman yang diinginkan. Dalam proses produksi atau pembuatannya, keindahan merupakan faktor utama yang diperhatikan. Bahkan, pihak produsen melengkapinya juga dengan anti UV yang berfungsi untuk memperlambat proses pemudaran warna akibat sinar matahari.
Sama halnya dengan poin pertama, rumput sintetis untuk taman juga perlu diperhatikan pemasangannya. Namun, hal ini disebabkan karena pemasangan yang salah akan membuat keindahan taman menjadi berkurang. Selain itu, jika rumput dipasang di luar ruangan, akan membuat air tidak dapat mengalir sempurna jika terjadi kesalahan pemasangan. Akibatnya, air akan menggenang di atas rumput ini. (Vita)

Beberapa Cedera Saat Melakukan Fitness

Kamis, 17 September 2015
Banyak yang melakukan olahraga fitness untuk membentuk massa otot atau untuk memperbaiki bentuk tubuh. Bagi sebagian orang yang tidak memiliki waktu untuk datang ke gym secara rutin, memilih untuk membeli Alat Fitness sendiri agar dapat digunakan kapanpun mereka memiliki waktu luang. Namun karena harga alatnya yang terbilang cukup mahal, umumnya mereka hanya membeli satu atau 2 jenis alat saja yang disesuaikan dengan kebutuhan.

Selain jumlah alat yang terbatas, dengan menggunakan alat fitness sendiri di rumah artinya kita hanya akan mempelajari cara penggunaan alat tersebut berdasarkan dari buku panduan saja. Padahal, cara penggunaan yang salah bisa meningkatkan risiko cedera. Berikut ini, adalah beberapa cedera yang mungkin terjadi saat melakukan latihan fitness sendiri di rumah:

Cedera Sendi

Sendi yang mengalami cedera biasanya adalah sendi pada engkel kaki. Cedera ini sering terjadi karena posisi kaki yang kurang tepat saat mendarat, ketika sedang melakukan olahraga kardio. Cedera ini bisa saja ringan, namun bisa juga cukup parah hingga membuat kita sulit berjalan.

Cedera Lutut

Kram Otot
Jika kita terbiasa duduk dalam jangka waktu yang lama, akan membuat otot pada kaki dan pinggang menjadi kurang kuat, sehingga seluruh beban akan mengarah pada lutut ketika kita berolahraga.Hal ini akan meningkatkan risiko kita mengalami cedera lutut ketika aktif menggunakan otot kaki saat berolahraga.

Cedera Bahu

Cedera pada bahu ini bisa terjadi akibat salah posisi saat berolahraga, salah urat, atau otot yang tegang. Jenis latihan fitness yang memungkinkan kita mengalami cedera ini adalah mengangkat beban. Selain dari yang telah disebutkan di atas, mengangkat beban yang melebihi batas kemampuan kita juga memungkinkan kita mengalami risiko ini.

Kram Otot

Perut dan kaki adalah bagian yang paling sering mengalami masalah kram otot. Namun, bukan berarti tidak terjadi pada bagian tubuh lainnya. Meskipun tidak terlalu berbahaya, namun rasa sakit yang diakibatkannya tidak bisa diabaikan begitu saja. Kram otot ini biasanya terjadi akibat gerakan mendadak, pemanasan atau peregangan yang kurang sebelum berolahraga.

Berbagai cedera yang telah disebutkan tadi dapat kita atasi dengan beberapa cara, antara lain menggunakan sepatu olahraga saat akan berlatih fitness, lakukan pemanasan yang cukup, dan jangan memaksakan diri melakukan olahraga yang berat diluar batas kemampuan. (Yv)

Berhasil Meraih Mendali Emas di ASEAN Cup MTB

Jumat, 24 Juli 2015

ASEAN Cup MTB ke-2 diadakan di Bumi Perkemahan Wonogondang, Umbulharjo, Yogyakarta. Acara ini diadakan pada tanggal 24 – 26 April 2015. ASEAN CUPT MTB pertama di adakan di Cebu, Filipinan pada tahun 2014. Acara ini merupakan perlombaan dimana pesertanya menggunakan sepeda MTB.

ASEAN Cup MTB
Pada tahun 2014, Indonesia mengirimkan 2 atlet berasal, Nurwarsito dan Exa Raudina Khoiroti yang berasal dari Yogyakarta. Dan mereka masing-masing berhasil meraih 1 mendali emas untuk 2 kelas bergengsi yaitu Woman Elite dan Men Elite. Karena keberhasilan inilah, ketua Union Cycliste Internationale (UCI) menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah untuk ASEAN CUP Mountain Bike 2015.

Pada tahun ini, Nurwarsito berhasil menjadi juara pertama di kelas Men Master B dengan catatan yang luar biasa yaitu 2 menit 33 detik. Selain Nurwarsito, Indonesia juga mengutus Yavento Ditra Pratama yang berhasi menjadi juara di balapan kelas Men Elite dengan catatan yang mirip yaitu 2 menit 22 detik.

Nurwarsito dikabarkan juga akan mengikuti kejuaraan downhill nasional yang akan diadakan pada bulan Mei 2015.  Dan dalam wawancaranya, ia sangat mengucap syukur bisa menjadi pemenang. Ia mengaku kurang persiapan dikarenakan harus ikut mempersiapkan trek untuk turnamen ASEAN CUP Mountain Bike 2015.

Lalu gimana dengan Exa Raudina Khoiroti yang pernah ikut menyumbang mendali emas dalam olahraga sepeda MTB di tahun 2014? Ya, atlet wanita Yogyakarta ini juga ikut dalam ASEAN CUP Mountain Bike 2015. Namun menjelang garis finish dengan posisi pertama, ia terjatuh sehingga disalip oleh pesaing-pesaingnya. Usaha giginya untuk mengharumkan nama Indonesia, tetap harus diacungi jempol. Pastinya di pertandingan mendatang, ia akan semakin membaik dan jago

Memilih Alat Fitness

Selasa, 11 Februari 2014
Alat fitness adalah alat olahraga yang bisa ditemukan dalam setiap pusat kebugaran. Beberapa alat fitness bisa ditempatkandi rumah terutama untuk yang berukuran kecil. Alat ini membantu Anda menjaga kesehatan. Semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan kesehatan, semakin tinggi pula permintaan alat olahraga ini. Setiap jenis alat fitness memiliki fungsi yang berbeda-beda. Ada alat yang dikhususkan untuk pembentukan otot tangan atau mengecilkan perut.

Tips Memilih Alat Fitness Untuk Rumah

Berikut ini beberapa tips untuk memilih alat fitness:

Niat Untuk Olahraga

Sebelum memutuskan membeli alat olahraga untuk rumah, hal pertama yang harus dilakukan tanyakan pada diri Anda apakah Anda bisa berkomitmen untuk melakukan olahraga dengan rutin. Jangan sampai peralatan yang Anda beli hanya menjadi sarang laba-laba.

Tempat Untuk Meletakannya

Selain niat, Anda juga harus memiliki space / tempat untuk meletakan alat yang akan dibeli. Pastikan tempat yang tersediah berukuran besar agar Anda bisa memilih peralatan olahraga dengan ukuran besar.

Tujuan Membeli Alat Fitness

alat fitness
Apa tujuan Anda membeli peralatan fitness? Apakah untuk mengecilkan perut, mengencangkan otot kaki, membentuk otot tangan atau membentuk tubuh secara keseluruhan. Dengan mengetahui dan menetapkan tujuan, Anda akan memperkecil ruang ringkup pemilihan jenis peralatan olahraga. Semakin kecil ruang lingkupnya, semakin mudah Anda menentukan pilihannya.

Budget yang Disiapkan

Harga alat olahraga sangat bervariasi dari yang hanya barbel yang harganya Rp 200 ribu hingga treadmill dengan harga Rp 84 juta. Jadi persiapkan budget yang cukup setidaknya Rp 50 – 100 juta. Pilihlah produk sesuai dengan kebutuhan dan budget Anda.

Bahan Dasar Pembuat

Anda harus mengecek bahan besi yang digunakan baik dari ukuran dan ketebalannya. Ketebalan besi dapat menunjukan kekuatan besi dan berapa lama produk tersebut dapat bertahan. Selain Besi yang digunakan, Anda perlu mengecek kulit jok dan cat yang digunakan. Jangan tertipu dengan harga yang murah. Biasanya harga murah menandakan bahan dasar pembuatnya tipis dan cepat rusak.

Servis Pasca Pembelian

Pastikan ada servis pasca pembelian yang diberikan agar setiap kali ada masalah, Anda bisa menghubungi mereka. Dan pastikan servis yang ditawarkan baik, cepat dan ramah.

Semoga tips ini membantu Anda dalam memilih alat fitness untuk rumah. –hm-
 

Artikel Informasi Baru Copyright © 2011-2012 | Powered by Blogger