Pemilihan Sebuah Pemanas Air

Pemanas air merupakan alat dengan fungsi menyediahkan air panas ketika kita membutuhkannya. Dulu untuk mendapatkan air panas, kita menggunakan tungku yang berkembang menjadi kompor minyak tanah, gas dan kemudian menjadi kompor listrik. Waktu yang dibutuhkan dalam memanaskan air dengna menggunakan kompor telah memicu penciptaan alat pemanas air (water heater) yang memang memiliki fungsi utama memanaskan air dengan lebih efisien daripada kompor. Jadi alasan pemilihan pemanas air ini sudah pasti yaitu untuk menggunakan air panas.

Memilih Pemanas Air yang Tepat

Untuk saat ini, jenis water heater yang dapat ditemukan di pasaran adalah water heater jenis gas, listrik dan surya. Selain dari dibagi berdasarkan sumber energinya, water heater terbagi menjadi 2 berdasarkan ada tidaknya tangki. Dengan semakin banyaknya pilihan yang tersedia, kita harus semakin cerdik dalam memilih agar kita bisa mendapatkan water heater yang tepat. Berikut ini beberapa tips untuk pemilihan pemanas air yang tepat:
pemanas air
  • Pada umumnya ketika memilih sebuah water heater, hal pertama yang kita cek adalah ukurannya. Padahal FHR dan label energi lah yang seharusnya pertama kali dilihat. FHR (first-hour ranting) merupakan ukuran seberapa banyak air panas yang dapat dihasilkan. Perlu diingat bahwa tangki yang besar belum tentu memiliki FHR yang tinggi. Perhitungkan berapa banyak air panas yang dibutuhkan setiap jamnya di rumah dan carilah FHR yang cocok dengan kebutuhan.
  • Untuk penggunaan yang efisien, ketika ingin membeli water heater dengan sumber energi gas, carilah unit dengan sistem pembakaran tertutup atau ventilasi yang bisa diatur untuk menghindari gas hasi pembakaran masuk ke dalam rumah.
  • Jangan lupa mengecek EF (energy factor). EF merupakan ukuran efisiensi sebuah alat water heater. Semakin tinggi EF berarti semakin efisiensi kerjanya.
  • Sebelum memutuskan membeli, pastikan kita sudah mengecek garansi / jaminan yang diberikan. Perlu diketahui bahwa jaminan / garasi setiap pemanas air bervariasi. Cek dan bandingkan untuk mendapatkan yang terbaik.
  • Setelah pembelian, usahakan saat menginstalnya, kita menimialkan penggunakan pipa yang banyak. Berarti alat pemanas air tidak boleh dipasang terlalu jauh dari kamar mandi dan dapur agar pipa yang digunakan tidak terlalu banyak dan panjang sehingga aliran air panas dapat dengan cepat didapatkan.
Semoga artikel informasi pemilihan pemanas air ini membantu. Sumber artikel dari situs EnergyRight. –hm-

0 komentar :

Poskan Komentar

 

Artikel Informasi Baru Copyright © 2011-2012 | Powered by Blogger