Melakukan Perencanaan Keuangan Keluarga

Bagi Anda yang sudah memiliki keluarga, sangat disarankan mulai melakukan perencanaan keuangan sejak dini. Apakah perencanaan keuangan tersebut sangat penting? ya, hal ini dilakukan untuk memastikan masa depan keluarga terutama buah hati Anda lebih terjamin. Lalu gimana melakukan perencanaan keuangan untuk keluarga yang tepat?

Miliki Asuransi Jiwa dan Kesehatan yang Tepat

perencanaan
Dalam memulai asuransi jiwa dan kesehatan, ada hal yang perlu Anda ketahui yaitu semakin mudah dan semakin sehat tubuh Anda maka premi yang perlu dibayarkan akan lebih murah. Tentu ini disesuaikan lagi dengan paket premi yang diambil. Dalam melalukan perencanaan besarnya premi yang dibayar dan nilai klaim yang diterima, Anda harus memperhitungkan dengan pasti nilai klaim yang pantas atau cocok dengan kehidupan keluarga agar mereka bisa bertahan hidup jika tulang punggung keluarga sakit atau meninggal dunia.

Dalam asuransi kesehatan, ambilah asuransi yang mencakup penyakit berat karena semakin berat sebuah penyakit semakin tinggi pula biaya yang perlu dikeluarkan. Dengan adanya asuransi kesehatan, Anda tidak perlu khawatir jika biaya pengobatan tinggi karena perusahaan asuransi akan cover sesuai dengan premi yang Anda pilih.

Sedangkan untuk asuransi jiwa, Anda bisa memilih antara asuransi jiwa berjangka dan seumur hidup. Beberapa pakar seperti Tim Wyman, perencana keuangan dari Southfield, Michigan menyarankan mengambil asuransi berjangka dengan periode 20 – 25 tahun dimana ketika masa asuransi jiwa selesai, anak-anak Anda memang sudah dewasa dan bisa bertanggung jawab akan hidup mereka. Menurut Wyman sangat penting Anda sudah memiliki uang yang cukup besar saat anak-anak masih dalam tanggung jawab Anda.

Gunakan Sistem 4321

Jangan menabung setelah ada uang sisa tapi tabunglah ketika uang masih utuh. Agar bisa berjalan dengan baik gunakan prinsip 4,3,2 dan 1. Apa sih prinsip 4,3,2 dan 1? Berikut penjelasannya
  • 4 berarti 40% dari pendapatan dialokasikan untuk pembayaran deposito dan tabungan
  • 3 berarti 30% digunakan untuk memenuhi kehidupan keluarga sehari-hari selama sebulan
  • 2 berarti 20% dikhususkan untuk investasi baik itu reksa dana, asuransi jiwa, asuransi kesehatan dan sebagainya
  • 1 berarti 10% disimpan sebagai biaya darurat atau dadakan seperti biaya ulang tahun, hadiah, sakit dan lainnya

Bedakan Kebutuhan dan Keinginan

Prinsip ke-2 yang perlu dipegang oleh Anda adalah beli barang yang dibutuhkan bukan yang diinginkan. Anda dan keluarga Anda harus tahu apakah barang yang dibeli tersebut memang dibutuhkan dan penting atau tidak. Jika bukan kebutuhan, Anda boleh saja tidak membelinya.


Semoga tips di atas membantu Anda untuk merencanakan keuangan keluarga yang lebih baik. –hm-

0 komentar :

Poskan Komentar

 

Artikel Informasi Baru Copyright © 2011-2012 | Powered by Blogger